Jumat, 27 November 2009

BATU HITAM

(Sajak pendek sebuah perjalanan)

Engkau turun dari tempat yang tinggi,
yang di turunkan oleh Yang Maha Tinggi
Dibawa oleh Ruh yang bijak bestari.
            
Awalnya kau begitu putih dan suci
Layaknya intan di sinari matahari pagi.
Kini kau begitu hitam, bagaikan malam tanpa hari.
Karena kau tampung dosa para insani.
                          
Kau ada di atas bumi,
Sebagai bukti ketaatan bapak para nabi.
Setiap saat kau selalu di putari,
Sebanyak putaran 7 kali.
Bagaikan pusat kincir yang tiada henti,
Hingga fana datang menghampiri.
                     
Kalau bukan karena kekasih-Mu menciumi,
Tidak akan para hamba ikut menciumi.
Kau mungkin penghubung  antara Bumi dan 'Arsy,
Yang tiada pernah dapat di mengerti.
Tapi sekedar untuk di taati.



(Agus Safudi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar