Kamis, 03 Maret 2011

KETIKA SIANG BERGANTI MALAM



Kau adalah saat ketika sang raja enggan terlihat.
Keceriaanmu tergambar ketika putri malam
Melebarkan kanvasnya yang indah nan cemerlang.
Bintang-bintang bernyanyi layaknya
Paduan suara yang menyampaikan arti.

Saat semua makhluk terlelap,
maka Rabiah pun naik ke puncak atap,
menunaikan segala hasrat, keluh kesah  dan cinta
yang menggelora pada Sang Penguasa Jagat.

Sementara, sebagian lain mungkin asyik bergembira
bersama lampu dan kerlap-kerlip semu.
Sebagian lain mungkin mati terlelap setelah tuntaskan
hajat di pundak yang membelenggu dan berat.
Mungkin juga dibagian lain menghadirkan khusyuk
memanjatkan munajat tuk tuai asa yang menjerat.

Dan kunang-kunang pun kembali ke pangkuan inang.
Bintang-bintang terlihat lunglai kecapaian.
Dirimu sekarat dan penuh karat
Karena sang waktu telah merapat…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar